coba di dunia ini ga ada kata skeptis,,

di tengah badai hujan yang menggila di utara Bandung, ternyata gw baru sadar. kayaknya gw keracunan sesuatu yang ga gw sadarin dari siapa dan dari apaan. sampe-sampe ga bisa ngebedain apa sisi bedanya orang yang skeptis ama yang realistis?ada yang tau?talkin about dream and hope, harusnya orang skeptis udah mati dari dulu kali yak, gara-gara ga punya harapan. tapi buktinya, ga mati juga. Berarti orang skeptis masih bisa berharap kan?dan kalo masalah realistis,,gw jadi bingung,,gimana irisannya sama apa kata hati dan perasaan yak?mungkin itu juga kali ya, yag dipelajarin orang-orang di sepanjang hidupnya. ngebedain kapan harus realistis, kapan harus dengerin hati, kapan harus berhenti, kapan harus lari( mungkin juga kapan harus skeptis).hua..bingung..ini juga cuma coba-coba doang kan judulnya..